Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts

Thursday, 31 August 2017

Nikmatnya nasi Gudeg ceker Bu Witri Solo

Nasi Gudeg ceker Bu Witri Solo. Solo memang terkenal dengan kuliner nasi liwetnya. Kuliner ini akan banyak kita temukan terlebih pada malam hari. Di malam hari, mungkin kita bisa saja dengan mudah menemukan kuliner nasi liwet yang banyak dijumpai terutama di daerah Kraton Mangkunegaran serta daerah Nusukan. Namun kali ini saya tidak akan menuliskan tentang kuliner nasi liwet, melainkan kuliner dengan menu gudeg yang mempunyai citarasa serta ciri khas yang mungkin tidak banyak ditemukan di Kota Solo.

Gudeg ceker Bu Witri Solo
Gudeg ceker Bu Witri


Malam itu, di sebuah warung kecil dan sederhana di depan hotel Asia Solo, nampak kerumunan orang yang sedang mengantri membeli makanan. Memang warung makan ini seringkali terlihat lebih ramai dibandingkan dengan warung makan disekitarnya. Warung makan ini tidak lain adalah warung makan nasi Gudeg Ceker Bu Witri. Saya sudah pernah sekali mengunjungi warung makan ini, sehingga ini adalah kali kedua saya mengunjungi warung makan yang mempunyai 3 menu utama ini.

Gudeg Ceker Bu Witri depan Hotel Asia itulah kata kata yang tertulis pada baner yang berada di depan warung ini, semakin menegaskan saja keberadaan warung gudeg ini di depan hotel Asia Solo. Para pengunjung akan dengan mudah mengingat keberadaan tempat ini karena lokasinya persis di seberang jalan depan hotel Asia . Warung makan ini sangat sederhana, jauh dari kesan mewah, namun jangan ditanya soal citarasa, rasa yang ditawarkan oleh masakan gudeg ini didominasi oleh rasa gurih.

Menu yang ada di warung makan gudeg ceker Bu Witri

Malam itu saya dan rekan saya memesan 2 menu yang berbeda di warung gudeg ini. Ada 3 menu yang ditawarkan di warung gudeg ini, diantaranya :
  • Gudeg ayam
  • Gudeg ceker
  • Gudeg telor
Karena saya tertarik dengan menu utama, yakni gudeg ceker, sayapun memesan 1 porsi gudeg ceker sedangkan rekan saya memilih untuk memesan gudeg telur. Saya sebelumnya pernah makan gudeg telur yang rasanya sangat gurih dan nikmat. Oya meskipun terlihat sederhana, warung gudeg ini tidak pernah sepi oleh pengunjung yang sekedar ingin bersantap sambil menghabiskan malam di kota Solo. Di warung gudeg ini hanya terdapat 2 bangku dengan ukuran panjang dan satu buah televisi. Oya selain makan di bangku yang telah disediakan, kita juga dapat makan gudeg di depan meja besar yang menjadi meja sang empunya pemilik warung makan meracik masakan yang dipesan oleh pembeli.  
   
Pada waktu itu suasana warung cukup ramai. Beberapa pengunjung terlihat menikmati menu yang dihidangkan di meja tepat di meja tempat meracik gudeg yang mereka pesan. Disana disediakan kursi panjang selayaknya kursi pada angkringan yang seringkali kita jumpai di pinggir-pinggir jalan. Kami memilih makan di dalam ruangan yang telah disediakan. Tidak sampai 5 menit pesanan kami sudah diantarkan yakni satu porsi gudeg telor, satu porsi gudeg ceker dan 2 gelas es the manis. Tanpa menunggu lama dan setelah selesai berdoa sebelum makan kamipun menyantap makanan yang telah disajikan. 

Nikmatnya gudeg ceker dengan rasa yang gurih

Satu porsi gudeg terdiri dari nasi, kuah dengan santan, nangka muda, kacang tolo dan lauk yang dipesan. Nah apabila anda memesan ceker, satu porsi gudeg ceker berisi 6 ceker ayam. Sedangkan apabila anda memesan gudeg telur maka akan ditambahkan satu buah telur. Jika anda memesan gudeg ayam, maka lauk juga akan menyesuaikan bagian ayam apa yang akan anda pesan. Bisa suwiran, brutu, sayap ataupun jeroan. Anda juga bisa memesan tambahan lauk seperti memesan ceker saja untuk dinikmati tanpa nasi. Hal ini juga dilakukan oleh salah satu pembeli yang kebetulan duduk di samping saya. Hal yang membedakan gudeg ceker Bu Witri dengan gudeg lainnya adalah rasa gurih yang sangat dominan. 

Beberapa warung makan gudeg, selain menyajikan gudeg yang umumnya mempunyai rasa manis mungkin menawarkan menu gudeg dengan rasa asin ataupun gurih. Dari beberapa warung makan yang menyajikan menu gudeg dengan rasa asin ataupun gurih, warung makan gudeg Bu Witri inilah yang menurut saya paling pas untuk soal rasa maupun porsinya. Sebagai tambahan, di warung makan gudeg ceker Bu Witri juga menyediakan tambahan lauk lainnya berupa baceman tahu ataupun tempe. Kenikmatan lain yang bisa anda dapatkan adalah sensasi makan ceker yang telah dimasak hingga lunak sehingga kita dengan mudah mendapatkan daging yang menempel dengan tulang rawannya. Jika dipikir-pikir makan 6 ceker itu kita akan mendapatkan lebih sedikit daging dibandingkan dengan makan menu gudeg dengan suwiran ayam. Lebih mudah karena tinggal makan tanpa harus bersusah payah memisahkan daging dari tulang tetapi kebanyakan pengunjung lebih suka memesan gudeg ceker, termasuk saya. 

Buka 24 Jam

Tidak sampai 15 menit kita sudah menghabiskan menu yang disajikan. Pandangan saya tertuju pada tulisan yang menempel di tembok warung makan tersebut. Disitu diinformasikan bahwa mulai tanggal 17 Agustus warung makan buka 24 jam nonstop !!. Saya tidak sempat mengkoscek informasi tersebut. Jika benar adanya lebih baik, jadi para pengunjung bias setiap saat mempir di warung ini untuk menikmati menu yang disajikan.

Harga yang cukup murah

Untuk soal harga, menu di warung gudeg ceker Bu Witri Solo cukup murah. Untuk 2 porsi gudeg sesuai yang saya pesan di awal artikel ini dengan 2 gelas es teh, saya hanya membayar Rp. 25.000;. Harga yag cukup murah untuk mendapatkan menu makanan dengan citarasa yang istimewa. Jadi bagi anda yang berkunjung ke Solo dan kebetulan melintasi jalan di sekitar Hotel Asia, tidak ada salahnya mampir untuk mencicipi menu gudeg ceker yang cukup terkenal di kota Solo ini. Tetap jaga kesehatan agar bisa tetap jalan-jalan. Salam.

Monday, 10 July 2017

menuntaskan rasa penasaran akan selat di warung selat Vien's Solo

Kota Solo bagi saya adalah kota yang cukup unik, kota ketiga yang sering saya kunjungi selama hidup saya, selain Yogyakarta dan tentunya kota Klaten. Memang kota Yogya dan Solo memiliki banyak persamaan. Selain dikenal sebagai kota dengan banyak peninggalan budaya, kedua kota ini memiliki berbagai macam kekayaan kuliner yang bisa kita nikmati ketika berkunjung kesana. Sebut saja Gudeg sebagai makanan khas yang berasal dari Yogyakarta serta nasi liwet sebagai makanan kas dari kota Solo.


 warung selat Vien's Solo
 selat Vien's Solo


Berbicara mengenai kuliner khas dari kota Solo, selain nasi liwet, kota ini terkenal dengan menu kulinernya yang bernama "Selat". Menurut sejarahnya, Selat Solo merupakan makanan hasil perpaduan antara hidangan asli Solo dengan dengan hidangan khas Eropa. Konon pada masa pemerintahan Kolonial Hindia Belanda, orang-orang Eropa membawa banyak bahan makanan serta memperkenalkan teknik memasak kepada kaum ningrat di wilayah Solo. Beberapa hidangan kelas atas seperti bistik, steak, roti serta keju mulai diperkenalkan kepada keluarga kerajaan serta kaum ningrat. Selama ini pula terjadi perpaduan masakan dari masakan dengan cita rasa Eropa dan masakan dari Jawa. Selat Solo, merupakan salah satu hidangan hasil perpaduan antara masakan dengan citarasa Eropa dengan makanan yang berasal dari Jawa.

Saya sendiri di usia yang lebih dari seperempat abad, belum pernah mencicipi akan hidangan selat solo. Rasa penasaran akan Selat akhirnya dapat tertuntaskan, setelah rekan saya mengajak saya makan hidangan Selat di salah satu rumah makan yang berada di Jalan Hasanudin Solo. Vien"s adalah rumah makan yang dimaksudkan. Rumah makan ini menjajakan selat segar, sup matahari, timlo serta soto ayam.


lokasi warung selat vien"s Solo


Setelah memarkirkan kendaraan kami, kamipun segera masuk rumah makan yang letaknya tidak jauh dari Stasiun Balapan serta Terminal Tirtonadi ini. Banyaknya pelanggan yang datang waktu itu, membuat kami harus rela meluangkan beberapa waktu untuk menunggu sampai pesanan kami datang. Saya memesan selat daging cacah serta minuman segelas es teh untuk mengganjal perut saya yang sudah kosong karena di hari itu belum sempat untuk sarapan. Dari segi penataan ruangan, tidak ada yang istimewa dari tata ruang Rumah makan Vien's ini. Sebuah tempat makan yang cukup luas dengan beberapa meja makan yang dibuat seefisien mungkin untuk bisa menampung pelanggan yang datang ke tempat ini.

antri dulu ya :D


Tidak sampai 10 menit menunggu, pesanan saya sudah diantarkan oleh salah satu pegawai disana. Di hadapan saya sudah tersaji sepiring selat yang terdiri atas telur, dengan beberapa irisan sayuran kacang panjang, wortel, kentang, kuah, daun selada dan tentu saja mayonise. Rekan saya menganjurkan saya untuk menambahkan kecap pedas ke dalam selat yang saya pesan karena dia mengetahui bahwa saya suka akan makanan pedas :D

sebelum


Kesan pertama setelah mencicipi hidangan selat Vien's ini adalah rasa manis-gurih. Rasa manis pada kuah yang disajikan dipadukan dengan gurihnya kentang goreng rasa-rasanya cukup pas untuk lidah saya yang acapkali makan makanan tradisioanal Jawa. Penyajian selat ini seperti makanan pada umumnya disajikan dengan menggunakan sebuah piring dengan porsi yang terbilang "cukup". Tidak terlalu banyak juga tidak terlalu sedikit. Menurut rekan saya, salah satu yang membedakan sajian selat Vien's ini dibandingkan sajian selat di rumah makan lainnya adalah, bila sajian selat di rumah makan lain menggunakan daging utuh, hidangan selat di rumah makan Viens menggunakan daging yang dicincang barulah digoreng dengan dicampuri menggunakan tepung. Hal ini yang membuat daging menjadi semakin gurih berkat campuran bumbu lainnya.

10 menit kemudian


Selain selat, di rumah makan Vien's Solo juga menjajakan menu lainnya seperti sup matahari, sup gelantin, timlo, gado-gado serta soto ayam. Untuk minuman kita bisa memesan es teh, maupun es jeruk segar. Berapakah harga untuk satu porsi selat di rumah makan Vien"s Solo? Saat artikel ini ditulis, untuk satu porsi selat daging cacah kita hanya perlu merogoh kocek Rp.10.000, untuk sup gelanting Rp.8.000: sedangkan sup matahari kita hanya perlu membayar Rp.8.000;. Sangat murah bukan ??. Jadi bila rekan-rekan berkunjung ke Solo, tidak ada salahnya mengunjungi warung makan ini. Selain memiliki cita rasa yang unik hidangan yang dijajakan memiliki harga yang cukup murah.    

Keterangan lokasi : 
Warung Selat Segar & Sup Matahari Vien’s terletak di Jl. Hasanuddin No.99 B, D & E, Solo.
Foodcourt dr.Oen Kandang Sapi Lt 1. phone : 0271- 738396